Showing posts with label lainnya. Show all posts
Showing posts with label lainnya. Show all posts
Sunday, 16 October 2016
Mengenal Pohon Jarak dan Manfaatnya
Masyarakat
Indonesia pada umumnya sudah mengenal pohon jarak (Ricinus communis). Yaitu sejenis tanaman perdu. Merupakan spesies
tanaman dari Euphorbiaceae dan
tergolong ke dalam genus Ricinus,
subtribe Ricininae.
Ada
bebera jenis kandungan yang biasa ditemukan pada pohon jarak yaitu; Quercetin, Kaaemperol, Nocotiflorin,
Astragalin. Pohon jarak mengandung juga zat ricin, sejenis racun mematikan.
Mempunyai rasa pahit, astrigent,
sejuk. Kaya akan asam lemak hidroksi, yaitu asam ricinoleat. Mempunyai kekentalan yang stabil sangat baik untuk
campuran pelumas.
Penyebutan
nama pohon jarak di beberapa daerah berbeda. Misalnya di Jawa Barat di sebut Kaliki, Jarak jitun. Di Madura dikenal dengan nama Kalek. Di Sumatra menyebutnya Dulang
dan Gloah atau Nawaih nawas. Orang Sulawesi menyebut, Kalalei, Alale, Tangang jara, Peleng
kaliki jera. Sedangkan di Timor disebut Paku
penuai, dan Balacai tamekot di
Halmahera. Serta, Tetanga di Bima, Lulu nau di Nusa Tenggara, dan Muun mav di Maluku.
Pada
zaman penjajahan konon pohon jarak sudah menjadi rebutan. Sebagai komoditi
untuk bahan bakar dan pelumas. Bahkan di beberapa negara pohon ini sudah
dikembangkan. Misalnya di India sudah diadopsi sebagai bahan bakar untuk kereta
api. Sebagai energi alternatif terbarukan.
Pohon
ini biasanya ditanam sebagai pagar pekarangan rumah. Banyak tumbuh di daerah
pesisir pantai. Pohon jarak merupakan tumbuhan yang berasal dari kawasan tropis
dan subtropis, dan tumbuh subur di kawasan Amerika Selatan, Amerika Utara,
Afrika, dan di Asia.
Pohon
jarak tingginya berkisar 4-5 meter. Memiliki batang berbentuk bulat. Daun
batang tunggal, berseling berbentuk bulat. Ujungnya runcing, berwarna hijau.
Buahnya bulat berkumpul dalam satu tandan. Buah muda warnanya hijau muda.
Sedangkan buah yang sudah tua hijau tua agak kehitaman.
Banyak
manfaat yang bisa didapat dari pohon jarak atau Ma feng shu, nama China-nya. Kandungan senyawa yang terdapat pada
pohon jarak bisa dijadikan herbal. Sebagai obat bagi kesehatan. Misalnya untuk
mengobati; Gigi berlubang, mengobati radang telinga, mengobati sariawan,
mengobati sakit perut, Susah buang air besar (Constipation) dan lain-lain.
Maka
dengan demikian jangan sepelekan pohon yang satu ini. Ternyata tidak hanya
sekedar buat pagar pembatas saja. Ternyata pohon jarak mempunyai banyak manfaatnya juga.
Sunday, 24 July 2016
Mewaspadai Virus Zika di Sekitar Kita
Merebaknya wabah virus Zika di beberapa negara telah
menjadi perhatian banyak kalangan. Pakar penyakit menular dari Amerika Serikat,
Daniel R Lucey dan Lawrence O Gostin menyerukan kepada WHO agar membentuk
komite darurat untuk penanggulangan wabah virus Zika. WHO harus belajar dari
kasus virus Ebola yang menewaskan 11.000 orang.
Direktur Kedaruratan WHO Dr Bruce Aylward mengatakan
20 persen penduduk dunia tinggal di kawasan terinfeksi Zika.
Apakah virus Zika itu? Virus Zika merupakan sejenis
virus dari keluarga flaviviridae dan genus flavivirus, yang
disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi pembawa virus Dengue. Penularannya sama seperti virus deman
berdarah yaitu oleh gigitannya.
Awal mulanya Virus Zika ditemuan pada darah seekor
monyet di sebuah hutan Zika di Uganda pada 1947. Kemungkinan nama zika diambil
dari nama hutan itu. Kasus pertama dialami pada manusia terjadi Nigeria pada
tahun 1968. Tetapi diabaikan oleh
komunitas ilmuan karena dianggap tidak menimbulkan ancaman besar.
Penyakit Zika mulai
diketahui di daerah khatulistiwa, Afrika dan Asia. Penyakit ini memiliki kaitan
dengan deman kuning dan virus Nil Barat yang dibawa oleh flavivirus bawaan antropoda.
Penderita yang tertular virus Zika biasanya akan menunjukkan gejala-gejala
seperti demam, pusing, muncul ruam merah pada kulit, sakit pada persendian dan
mata merah
Penderita yang terkena demam dengue biasanya dirawat melalui istirahat.
Belum bisa dicegah melalui obat-obatan atau vaksin. Virus Zika diduga menyebabkan kelainan pada janin. Membuat bayi cacat lahir dengan tengkorak
tidak tumbuh sempurna alias Mikrosefalus.
Kasus ini terjadi di Brazil, tercatat 1,400 kasus. Virus tersebut juga
dikaitkan dengan Guillain-Barre, cacat saraf pada orang dewasa.
Bahkan beberapa waktu lalu pemerintah Brasil kerahkan
220.000 serdadu untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus tersebut. WHO
mengatakan diperkirakan 1,5 juta orang di negara tersebut sudah terkena Zika. Merebaknya kasus Zika menjadi
kewaspadaan nyata bagi penyelenggaraan Olimpiade Rio di Brasil.
Diperkirakan virus Zika kini sudah menyebar ke lebih
20 negara di Amerika Latin. Seperti di Brasil, Barbados, Kolombia, Ekuador, El
Salvador, French Guiana, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique,
Meksiko, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname dan Venezuela.
Di Inggris pun, Howard Carter telah menemukan virus Zika yang dibawa seekor
nyamuk.
Sebuah laporan penelitian di tahun 2003 oleh
J.G. Olson, T.G. Ksiazek, Suhandiman, dan Triwibowo menyebutkan bahwa
virus Zika pun telah masuk Indonesia sejak tahun 1977-1978. Saat itu peneliti
‘menemukan’ adanya 30 pasien di RS Tegalyoso, Klaten, Jawa Tengah, yang
menunjukkan gejala tertular virus zika.
Sedangkan Dr. Herawati Sudoyo Ph.D, Deputi Direktur
Eikjman Institute mengatakan, pihaknya menemukan virus ini saat terjadi wabah
deman berdarah di Jambi pada Desember 2014 - April 2015.
Cara pencegahannya
* Hindarkan diri Anda dari gigitan nyamuk dengan
memakai krim anti nyamuk.
* Selubungi tempat tidur bayi dengan kelambu agar
terhindar dari gigitan nyamuk.
* Lengkapi lubang ventilasi rumah dengan kawat kasa.
* Ganti air di vas bunga atau bak mandi secara teratur.
* Minum banyak air putih dan cukup istirahat.
* Segera berkonsultasi
ke dokter jika tubuh Anda menunjukkan gejala terjangkit virus.
Diolah dari berbagai sumber
Sunday, 19 June 2016
Rahasia Kode Horizontal di Keyboard
Sejak ditemukannya komputer pertama kali oleh seorang
Banker yang ahli Matematika di Southwark, London-Inggris, yaitu Charless Babbage (1946 – 1959). Sampai sekarang
perkembangan teknologi komputer sangat pesat.
Hampir di setiap aktivitas pekerjaan perangkat
komputer selalu ada. Terutama di perkantoran
dan rumahan sudah tidak asing lagi.
Keberadaannya sangat membantu dalam memudahkan dan mempercepat berbagai macam
pekerjaan.
Kita pasti tahu di setiap unit komputer biasanya
didukung oleh alat ketik yaitu keyboard. Setiap data atau dokumen dimasukan
lewat alat ketik itu. Tetapi mungkin tidak banyak orang yang memperhatikan
detail alat ketik itu. Karena mungkin saking sibuknya bekerja atau brosing di
internet. Banyak yang tidak menyadari ternyata di keyboard itu terdapat kode
tonjolan. Kode strip horizontal ini terdapat di dua huruf F dan J.
Jika sekilas memang tidak terlalu terlihat. Tetapi
kalau diraba di kedua huruf itu akan terasa ada sesuatu yang lain dibanding
dengan huruf lainnya. Coba saja perhatikan dan raba di kedua huruf tersebut.
Tahukan Anda kode apakah itu? Ternyata kode itu mempunyai tujuan tertentu.
Yaitu sebagai kode memudahkan mengawali proses pengetikan.
Adalah Frank
Edward McGurrin, yang menemukan teori metode touch
typing pada tahun 1888. Metode touch typing ini, merupakan
sebuah metode tentang cara mengetik tanpa melihat tombol di keyboard. Bertujuan
untuk lebih memudahkan seseorang dalam proses pengetikan sebuah dokumen atau
memasukan data.
Metode McGurrin ini dikenal dengan nama metode
mengetik menggunakan 10 jari. Yakni meletakkan jari-jari tangan kiri sejajar pada
huruf A - S - D - F dan J - K - L - ; pada
jari-jari tangan kanan. Kemudian kedua jempol diletakkan pada tombol space
bar dalam mengambil posisi untuk memulai mengetik. Praktik metodei ni
sering pula dipakai di tempat-tempat kursus mengetik.
Selama proses pengetikan posisi jari-jari yang sejajar
tetap menjadi patokan. Menurut McGurrin, Meletakkan jari telunjuk kiri di huruf
F dan jari telunjuk kanan di huruf J pada tombol keyboard, merupakan cara yang
paling efektif dalam proses pengetikan. Sehingga hal demikian bisa mempermudah
dan mempercepat seseorang ketika mengetik dokumen yang dikerjakan.
*diolah dari berbagai sumber









